Jumat, 26 Oktober 2012

Praktikum Bioteknologi "Tape Singkong"



1. Judul: Pembuatan Tape Singkong
2. Tujuan : Untuk menumbuhkan jamur Saccaromyces cerevisae
3. Alat dan bahan:
a. Kompor        d. Singkong    
b. Panci                        e. Ragi tape
c. Sendok         f. Air
4. Cara kerja
a. Singkong dicucui hingga bersih, lalu dikukus menggunakan panci atau magic com.
b. Setelah masak bahan tersebut didinginkan beberapa saat.
c. Ssingkong yang sudah matang, diletakkan ke dalam panci atau baskom
d. Ragi yang sudah dihancurkan atau dihaluskan, kemudian ditaburkan secara merata, agar tape yang akan difermentasikan bisa terbentuk dengan baik.
e. Setelah diberi ragi, ditutup rapat agar tidak kemasukan oskigen, jika ada udara masuk ke wadah pembentukan tape, maka bisa mengalami pembusukan atau ada jamur lain yang terbentuk pada tape tersebut.
5. Setelah 48 jam tape singkong bisa mulai dilihat dan dirasakan apakah sudah layak untuk dikonsumsi atau belum, lihat perubahan apa yang terjadi.
6. Hasil setelah didiamkan selama 2-3 hari
a. Bentuknya               :          Lebih lembek dari sebelumnya dan terdapat bintil-                                                                            bintil(mikroorganismenya) di sekitar tapai serta berair.
b. Warnanya                 :          Tapai singkong lebih pucatdan warna bintil kecil masih terlihat.
c. Rasanya                   :          Cenderung ke masam dari pada manis.
7. Kesimpulan              :
            Jadi, guna untuk menumbuhkan jamur Saccaromyces cerevisae untuk menambah energy atau gizi dan cita rasa makanan. Rumus kimia pada pembuatan tapai adalah Dengan ini pula orang-orang dapat menambah nilai tambah pada makanan ini untuk di jual. Tape yang baik adalah tape yang lembek(tapi tak terlalu lembek), tidak terlalu masam, dan berkadar air yang pas.
Secara singkat, glukosa (C6H12O6) yang merupakan gula paling sederhana , melalui fermentasi akan menghasilkan etanol (2C2H5OH). Reaksi fermentasi ini dilakukan oleh ragi, dan digunakan pada produksi makanan.
Reaksi kimia :

C6H12O6 → 2C2H5OH + 2CO2 + 2 ATP (Energi yang dilepaskan:118 kJ per mol)
Dijabarkan sebagai
Gula (glukosa, fruktosa, atau sukrosa) → Alkohol (etanol) + Karbon dioksida + Energi (ATP)
CATATAN : Usahakan segala peralatan dan bahan-bahan serta keadaan lingkungan dalam                          keadaan benar-benar steril dan bersih.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar