Main Post

Sabtu, 27 Oktober 2012

Sejarah Berdirinya Ekskul Robotik SMP YPK Bontang



A. Latar Belakang
    Bontang merupakan kota kecil yang rata-rata penduduknya berstatus sejahtera yang salah satu faktornya karena adanya pabrik PT. Pupuk Kaltim yang merupakan pabrik pupuk terbesar se-Asia Tenggara. Pabrik tersebut menyediakan lapangan kerja yang banyak bagi penduduknya.

   Namun, pada saat ini Bontang masih bisa dibilang kota yang sedang berkembang akan pendidikan sekolahnya(jadi belum bisa dikatakan paling hebat). Di tahun 2012-2013 ini, mungkin akan meledaknya dengan adanya ekskul robotik yang baru-baru ini didirikan di SMP YPK. Nah, bagaimanakah sejarah berdirinya ekskul tersebut di SMP YPK Bontang? Mari kita simak.


B. Sejarah

  Surabaya, Januari 2011

       Empat orang siswa (yaitu Salsa, Muzakki, Jati, dan Vendra) saat itu sedang mewakili sekolahnya untuk mengikuti semacam olimpiade yang bernama "Science Camp" yang meliputi bidang Bahasa Inggris, Biologi, Fisika, dan Matematika. Pembukaan dari ajang olimpiade tersebut bisa dibilang mewah akan pengetahuannya. Pembukaan dari olimpiade tersebut diadakan di salah satu GOR Surabaya. Pembukaan disi dengan pameran-pameran yang unik, yaitu beberapa hasil karya kreatifitas siswa-siswi di Surabaya. Tetapi ketiga siswa dari SMP YPK Bontang yaitu Muzakki, Jati, dan Vendra tertarik akan pameran hasil karya siswa Surabaya yang membuat robot-robot keren. Saat itu robot yang dipamerkan ada "Line Follower(mikro dan analog)", "Soccer", "Fire Extinguisher" , dan masih banyak lagi. Intinya karena mereka bertiga tertarik, mereka memberi usul kepada kepala sekolah SMP YPK agar membuat ekskul robotik disana agar pula Bontang tidak ketinggalan zaman. Sayangnya, kepala sekolah menjawab, "Tapi kita mau mencari pelatihnya dimana? Masa mau panggil orang jawa ke Bontang? Kan repot?". Jati, Vendra, Muzakki pun menerima jawaban kepala sekolah dengan ikhlas karena mereka bertiga tau bahwa di Bontang itu tidak ada orang yang pantas untuk menjadikannya sebagai pelatih/ pembimbing robotika nanti.. Tapi saat itu Jati beriming di dalam hati, "Andai saja aku bisa membuat ekskul robotika di SMP YPK dengan tanganku sendiri...."


  Bontang, Agustus 2011

Bapak Ahmad Rahmanto
        Suatu hari seorang guru kimia yang menjadi pembimbing perwakilan ekskul "KIR", Bapak Ahmad Rahmanto, sedang berpromosi tentang ekskulnya pada saat jam pelajaran kimia. Intinya, cukup banyak siswa yang terhipnotis dengan rayuan bapak Ahmad tersebut. Bagaimana tidak? Pak Ahmad selalu berpromosi di setiap kelas dan setiap hari khususnya pada saat pelajaran kimia.

     Pada pertemuan pertama ekskul KIR,  Pak Ahmad sebagai pembimbing perwakilan ekskul KIR menjelaskan bagaimana sistem ekskul tersebut. Jadi ekskul tersebut dibagi menjadi 3 bidang, yaitu IPA, IPS, Komputer, dan Teknologi. (Nantinya, bidang komputer tersebut akan dihapus oleh sekolah dikarenakan sekolah sudah memiliki Ekskul Komputer. Jadi bidang komputer dilarang oleh sekolah untuk percabangan dari KIR. Jadi siswa yang mengikuti bidang komputer sendiri akan dipindahkan ke bidang teknologi)

   Nantinya, IPA akan dibina oleh Pak Ahmad itu sendiri, IPS akan dibina Pak Haenur, dan Teknologi akan dibina oleh salah satu teman Pak Ahmad, yaitu Pak Amir dan Pak Bagus. Bidang yang paling banyak diharapkan siswa adalah teknologi. Alasannya karena dibidang teknologi sendiri kegiatannya nanti akan mempelajari membuat robot. Mungkin bagi para siswa, robot adalah sesuatu yang baru di Bontang. Di tengah pertemuan pertama ekskul tersebut pun Pak Ahmad membagi anggota ekskul KIR terhadap cabangnya akan nantinya tidak ada bidang yang keberatan sebelah.

   Di akhir pertemuan, Pak ahmad ingin membuat struktur organisasi baru ekskul KIR 2011-2012 yang terdiri dari anggota kelas 8. Seleksi dilakukan dengan cara mirip seperti "Pemilu". Tetapi sebelum pemilihan, calon harus berpidato dahulu akan visi dan misi terhadap ekskul ini. Akhirnya ketua dan wakil dalam ekskul ini telah terpilih. Ketuanya Jati, dan Wakilnya Neil. Kebetulan pula mereka berdua adalah sahabat sejak kecil dan sekarang pun masih "iya".


   Bontang, November 2011

Pak Amir
  Di pertemuan pertama bidang Teknologi, Pak Amir dan Pak Bagus memperkenalkan dirinya dahulu, lalu mengajari muridnya. Pak Amir adalah teman pak Ahmad yang diajak Pak Ahmad untuk mengajari murid yang meminati teknologi. Pak Amir sendiri berasal dari Madura dan lulusan IT yang berpindah ke Bontang untuk bekerja di PKT. Ia juga baru-baru saja datang ke Bontang.

  Saat pelajaran, Pak Amir ternyata membawa salah satu robotnya yaitu "Line Follower". Katanya target pertama pada pelajaran ini adalah menyelesaikan robot line follower. Maka dari itu ekskul KIR Teknologi ini meminta dana kepada sekolah untuk membeli fasilitas untuk membuat robot. Akhirnya pun sekolah menerima permintaannya.

Sesuai dengan namanya, Line Follower adalah robot yang bisa berjalan menggunakan roda mengikuti garis. Sensor cahayalah yang membuat robot tersebut dapat mengikuti garis tersebut. Cara kerjanya cukup mudah. Ketika transmitter (infrared) memancarkan cahaya ke bidang berwarna putih, cahaya akan dipantulkan hampir semuanya oleh bidang berwarna putih tersebut. Sebaliknya, ketika transmitter memancarkan cahaya ke bidang berwarna gelap atau hitam, maka cahaya akan banyak diserap oleh bidang gelap tersebut, sehingga cahaya yang sampai ke receiver tinggal sedikit. Perbedaan cahaya yang diterima oleh receiver akan menyebabkan hambatan yang berbeda-beda di dalam receiver (photo dioda) tersebut. Ilustrasinya seperti gambar di bawah ini. 


     Kalau cahaya yang dipantulkan bidang putih :


        Kalau  cahaya yang dipantulkan bidang hitam :





  Bontang, April  2012

Kak Firdaus
     Pak Amir sangat sibuk dengan pekerjaannya di PKT. Sehingga tidak punya waktu untuk mengajari muridnya. Maka dari itu ia menghubungi temannya yang memiliki keahlian robotik sebagai pengganti, Kak Firdaus.
  
     Kak Firdaus adalah pemuda lulusan dari ITS yang memiliki tujuan untuk mengembangkan atau memajukan pengetahuan robotika di Bontang. Mengapa harus di Bontang? Karena di Bontang saat itu pengetahuan robotik masih kurang. Maka dari itu dia memilih Bontang sebagai sasaran untuk bekerja yang baru saja lulus kuliah. Sedikit informasi, ternyata Kak Firdaus sendiri adalah alumni YPK. Dari SD sampai SMA, dia bersekolah di YPK.

  Selama berbulan-bulan pun murid-murid dari kak Firdaus dan Pak Amir mengerjakan project Line Follower ini. Memang memakan waktu yang lama. Alasannya karena pertemuan ekskul tersebut adalah satu minggu sekali. Selain itu karena mambuat robot adalah suatu yang baru bagi murid-murid mereka.  Ditengah-tengah pekerjaan, murid dari Kak Firdaus dan Kak Amir pun dapat event, yaitu menampilkan hasil karyanya untuk tampil di Inagurasi siswa baru di bulan Juli nanti. Maka dari itu jam pertemuan dari ekskul tersebut kadang-kadang ditambah tetapi tidak pernah dikurangi.


  Bontang, Juli 2012

    Akhirnya robot Line Follower pun selesai. Event Inagurasi pun dapat berjalan dengan lancar sesuai dengan permintaan seorang guru SMP YPK, Pak Sinto.  Ya, memang banyak sekali perjuangan-perjuangan yang dikeluarkan oleh Kak Firdaus, Pak Amir, beserta murid-muridnya. Beberapa anggota ekskul KIR teknologi pun, satu-persatu tidak aktif menjalankan pertemuan dan bahkan ada yang sampai keluar pada saat pertengahan pekerjaan Line Follower tersebut.

   

Pak Sinto(tangan kiri kepala sekolah), Kepala Sekolah(tengah), Pak Hendro(tangan kanan kepala sekolah), Pak Cipto (selipan antara Kepala Sekolah dan Pak Hendro
    Bontang, Juli 2012  
Pak Sinto benar-benar tertarik dengan ekskul KIR teknologi tersebut. Sehingga anggota dari ekskul tersebut memiliki kebanggaan sendiri atas kerja kerasnya sehingga bisa membuat seorang guru terpukau. Sehingga pak Sinto sendiri memberi support yang hebat kepada ekskul ini.

   Ditengah-tengah waktu, tiba-tiba ekskul KIR Teknologi tersebut di pisah dari ekskul KIR dan diubah namanya menjadi "Ekskul Robotika". Enta saya lupa peristiwa apa yang membuatnya begitu.

    Dengan berdirinya Ekskul Robotika, maka dari itu anggota KIR Teknologi berubah menjadi nama anggota ekskul robotika. Karena ekskul robotika baru berdiri dan belum tersusun struktur organisasi, maka kak Firdaus beserta muridnya mengadakan rapat. Saat itu yang menghadiri rapat adalah Kak Firdaus dan mantan ekskul KIR Teknologi, yaitu Jati, Neil, Aan, Hadied, Faiz, dan Shofwan. Intinya hasil dari rapat tersebut adalah :

  1. Terangkatnya Jati sebagai ketua, Neil sebagai Sekretaris, Faiz dan Shofwan sebagai bendahara dan Aan sebagai promosi.

  2. Tugas dari kak Firdaus yaitu mencari anggota baru ekskul robotika max 30 orang (termasuk senior). Alasannya agar sekolah tidak perlu mengeluarkan uang banyak untuk membiayai fasilitas ekskul ini yang membutuhkan robot.

  3. Diangkatnya seluruh anggota ekskul KIR Teknologi menjadi anggota senior ekskul robotika.

  Bontang, Agustus 2012

  Tugas dari kak Firdaus pun selesai. Sebelumnya, ekskul ini mencari anggotanya dengan menyeleksi siswa yang berminat dikarenakan siswa yang mendaftar lebih dari 30 orang, sedangkan perintah dari kak Firdaus batasnya adalah 30 orang. Saat menyeleksi pun semuanya berjalan dengan lancar. Walaupun ekskul Robotik ini sudah tidak ada campur tangan dari Pak Ahmad, tetapi Pak Ahmad pun ikut serta pun dalam menyeleksi anggota baru robotik ini.

  Tetapi ada permasalahan dengan penerimaan anggota ekskul robotik ini, yaitu murid baru yang keterima ada lebih dari 30 orang. Banyak sekali faktor yang mempengaruhi berlebihnya yang keterima dari ekskul ini.

  Bontang, September 2012

 Akhirnya ekskul ini di telah berjalan dengan lancar sesuai harapan. Pada pertemuan pertama, ketua ekskul robotik ini memberikan peraturan yang harus di patuhi kepada anggotanya. Saat itu Kak Firdaus tidak bisa menghadiri pertemuan ekskul robotik karena ia sedang pergi ke Surabaya untuk mengurusi persiapan lomba yang akan diikuti oleh senior ekskul robotika di tahun 2013 nanti. Jadi yang memberi materi kepada anggota baru robotik adalah anggota senior robotik.

 Bontang, Oktober 2012

  Kak Firdaus telah datang ke Bontang. Ia memberikan project kepada seluruh anggota ekskul robotik(senior maupun junior) untuk membuat robot Light Follower. Kak Firdaus juga menjelaskan beberapa hal yaitu hasil dia menginjak kaki di Surabaya yaitu, tentang lomba yang akan diikuti oleh anggota senior. Targetnya adalah mengejar piala mentri nasional nanti.



Saya sebagai penulis pun berpikir pun berpikir, "Andai saja jika kami dapat memenangkan kejuaraan untuk merebut piala menteri ini, pasti ekskul robotika akan meledak di Bontang pada tahun 2013 nanti". Ya, itu hanyalah sebuah prediksi yang entah akan benar-benar terjadi atau tidak.


C.   Kesimpulan dan Sekupas Info


 1. Berkat Pak Ahmad Rahmanto -lah sebagai faktor utama dalam mendirkan ekskul ini. Alasannya, jika Pak Ahmad tidak mengajak temannya untuk membimbing murid KIR Teknologi, maka ekskul robotik pun tidak akan jadi di SMP YPK.

2.  Harapan Jati pun yang dulu ingin mendirikan ekskul robotik di SMP YPK pun tercapai berkat bantuan dari berbagai pihak.

3.  Sebenarnya di tengah-tengah cerita, Jati dan Faiz tiba-tiba muncul sebuah ide yaitu, jika mereka menginjak kakinya di SMA nanti, mereka ingin bersama-sama dengan kak Firdaus untuk bekerja menyebarkan ilmu robotik. Tujuan dari Jati dan Faiz ingin berlatih dan merasakan betapa sulitnya mencari uang sendiri agar kelak tidak menjadi anak manja saat kuliah nanti.

4.  Ekskul Robotik di SMP YPK bukanlah yang pertama di Bontang. Dulu, sebenarnya di sekolah lain sudah ada. Hanya saja tak lama kemudian hilang begitu saja.

5.  Disamping Kak Firdaus melatih muridnya di SMP YPK, ia membangun sebuah tempat usaha (tempat kerja) buatannya sendiri. Nama usahanya tersebut adalah Mas-BRO (Markas Bontang Robotik Organization).

6. Mas-Bro adalah satu-satunya tempat yang menjual peralatan dan komponen-komponen robot terlengkap di Bontang pada tahun 2012.

7. Pada tahun 2012, Ekskul Robotika di Bontang cuman ada satu, yaitu di SMP YPK Bontang.

8. Ekskul ini dapat berdiri karena atas bantuan dari pihak-pihak terkait yang telah membantu.

             Maaf jika ada kesalahan dan jika Anda ingin meralat, kami akan mempersilakan anda dengan senang hati untuk berkomentar.
»»  BACA SELENGKAPNYA

Jumat, 26 Oktober 2012

Rangkuman Materi Sejarah kelas 9





Upaya Mempertahankan Kemerdekaan Indonesia

FAKTOR YANG MENYEBABKAN TERJADINYA KONFLIK ANTARA INDONESIA DAN BELANDA:
1. Kedatangan tentara sekutu diboncengi oleh NICA (Netherland Indies Civil administration)
Semenjak Jepang menyerah kepada Sekutu pada 14 Agustus 1945 secara hukum tidak berkuasa lagi di Indonesia
*      10 September 1945 panglima tentara Jepang di Jawa mengumumkan bahwa Indonesia akan diserahkan kepada Sekutu
*      14 September 1945 Mayor Greenhalhg datang di Jakarta untuk mempelajari dan melaporkan keadaan di Indonesia
*      29 September 1945 pasukan Sekutu mendarat di Indonesia bertugas melucuti tentara Jepang
*      Sekutu secara diam-diam membawa orang-orang NICA yang akhirnya menimbulkan permusuhan
Kedatangan NICA berupaya menegakan kembali kekuasaan di Indonesia
*      Van der Plas wakil Van Mook (kepala NICA) membonceng pasukan Inggris masuk ke Indonesia pada bulan September 1945
*      NICA mempersenjatai KNIL (Koninklijk Nederlands Indisch Leger = tentara kerajaan Belanda yang ditampatka  di Indonesia).
*      Christison , pimpinan AFNEI mengakui de facto pemerintahan Indonesia 1 Oktober 1945 dan menyatakan tidak akan mencampuri persoalan kenegaraan RI
*      Kenyataannya Sekutu sering membuat huru-hara dan tidak menghormati kedaulatan RI
Perjanjian Linggajati (25 Maret 1947)
konflik Indonesia belanda tidak mungkin diselesaikan dengan kekuatan senjata (menurut Inggris)
*      Lord Killearn berusaha mempertemukan wakil Indonesia dan Belanda
*      Dari Indonesia : Sutan Syahrir
*      Dari Belanda : Prof. Schermerhorn
*      Hasil: 
*      diberlakukan gencatan senjata
*      dibentuk Komite Bersama

Kelanjutan perundingan, dilanjutkan di Linggajati, Cirebon, dengan hasil perundingan sbb.:
*      Belanda mengakui de facto wilayah Indo. Atas Jawa, Madura, dan Sumatra
*      RI – Belanda akan membentuk Negara Indo. Serikat, dg. RI sebagai salah satu Negara bagiannya
*      RIS – Belanda membentuk Uni Indo. – Belanda dengan ratu Belanda sebagai ketuanya.
*      Ditanda tangani oleh:
Dari indo. : Sutan Syahrir, Moh. ROem, A.K. Gani, Soesanto Tirtoprojo.
Dari Belanda : Schermerhorn, Van Mook, Van Poll
Akibat ditanda tanganinya perundingan Linnggajati:
*      Pengakuan kedaulatan dari Negara-negara lain (USA, Inggris, Mesir, India, dll)
*      Jatuhnya cabinet Syahrir dan terbentuknya kabinet baru yang dipimpin oleh Amir Syarifudin
Agresi Militer Belanda I (21 Juli 1947-4 Agustus 1947)
*      Latar belakang: Belanda menafsirkan bahwa Indonesia merupakan salah satu negara persemakmuran sementara Indonesia bersikukuh mempertahanka kedaulatan RI.
*      Tanggal 27 Mei 1947 belanda mengirimkan nota yang isinya menyatakan bahwa RI adalah pemerintahan peralihan. Nota ini diabaikan oleh pemerintah RI.
*      Tanggal 21 Juli 1947 Belanda melancarkan agresi yang terkenal dengan nama “operasi produk” (sasaranya adalah daerah yang bersifat ekonomis)
*      Di pimpin oleh Simon M. Spoor
*      Dalam pertempuran ini belanda tidak menemukan  kesulitan yang berarti, kecuali daerah Sumatra yang sulit untuk ditaklukkan.
*      Dampak : India dan Australia mengusulkan agar masalah Indonesia dan Belanda dibicarakan dalam PBB.
Komisi Tiga Negara
Beranggotakan :
*      Australia diwakili Ricard Kirby      mewakili              kepentingan Indonnesia.
*      Belgia diwakili Paul Van  Zeeland  mewakili kepentingan Belanda
*      Amerika sebagai mediator  dengan wakilnya Paul Frank graham.
PBB berhasil mempertemukan Indonesia dan belanda kembali dalam perundingan Renville
Agresi Militer Belanda II (19 Desember 1948-28 januari 1949)
          Di bawah pimpinan Dr.Bell Belanda melakukan serangan secara mendadak atas kota Yogyakarta.
          Berhasil menawan presiden Soekarno dan M. Hatta kemudian dibawa ke  Bangka.
          Sebelum ditawan presiden sempat melakukan sidang kabinet, dengan hasil sbb. :
          pemberian mandat kepada Mr. Syafrudin Prawiranegara untuk membentuk PDRI di Bukit Tinggi.
          Presiden dan wakil tetap didalam kota agar dekat dengan KTN.
          Pimpinan TNI akan meyingkir ke luar kota untuk melakukan perang Gerilya.
Dampak:
          Belanda mendapat kecaman dari dunia internasional.
          PBB mengeluarkan resolusi tanggal 28 januari 1949.
          Amerika mengancam akan menghentikan program Marshall Plan.
Resolusi Dewan Keamanan PBB (28 Januari 1949)
          Penghentian semua operasi militer belanda   dan aktifitas perang gerilya
          Pembebasan semua tahanan politik RI
          Belanda harus memberi kesempatan kepada pemimpin RI untuk kembali ke Yogyakarta.
          Perundingan akan dilakukan langsung di bawah pengawasan PBB.
          KTN di ubah menjadi UNCI (United Nation Comission for Indonesia)
          Melalui UNCI Indonesia kembali               dipertemukan dengan Belanda melalui perundingan Roem-Royen.
Pemerintah Darurat RI (PDRI)
          Presiden: Syafrudin Prawironegara.
          Diumumkan pada: 22 desember 1948
          Jika  pembentukan PDRI gagal,maka Menteri Luar Negeri Agus salim memerintahkan kepada A.A. Maramis untuk membentuk “Exil government” di India.
          Tujuan: untuk tetap menjaga kelangsungan NKRI.

Serangan Umum (1 Maret 1949)
Tujuan atau latar belakang: menepis anggapan dunia internasional bahwa pemerintahan RI sudah tidak ada.
Penggagas: Sri Sultan Hamengkubuono IX
          Proses: Sri Sultan H B IX mendengar dari siaran radio ( voice of Amerika, BBC, ABC) bahwa forum PBB  akan membicarakan masalah Indonesia pada bulan Maret 1949.
           atas dasar itu RI perlu membuat kejutan yang membuka pandangan dunia tentang perjuangan Indonesia. Sri sultan meminta izin kepada panglima Soedirman.
          Soedirman mengatakan agar Sri Sultan berhubungan langsung dengan  Letkol Soeharto.
          Lalu kedua tokoh itu menyusun rencana serangan umum tersebut.
          Yogyakarta mampu dikuasai selama 6 jam
          Serangan Umum disiarkan melalui pemancar radio di Wonosobo.
          Dampak:
          menunjukan pada dunia internasional bahwa RI masih ada
          mendukung perjuangan RI dalam forum internasional.
          Mendorong perubahan sikap USA.
          Meninggikan moral rakyat dan TNI.
          Mematahkan moral dan semangat pasukan belanda.


Perundingan Roem-Royen (7 mei 1949)
Utusan delegasi yang hadir:
          Merle COCHRAN selaku wakil AS dalam UNCI
Moh. Roem delegasi Indonesia
 Van Royen delegasi belanda
ISI POKOK :
          pernyataan delegasi Indonesia:
          Menghentikan perang gerilya
          Bekerja sama untuk mengembalikan keamanan dan ketertiban
          Ikut serta dalam KMB untuk mempercepat penyerahan kekuasaan dan kedaulatan tanpasyarat
          Pernyataan delegasi Belanda:
          Menyetujui kembalinnya pemerintah RI keYogyakarta
          Penghentian semua operasi miiliter dan membebaskan semua tahan pollitik Indonesia
          Tidak mendirikan Negara di wilayah RI
          Memyetujui RI sebagai bagian Negara Indonesia Serikat
          Bersungguh-sungguh dalam KMB
Konferensi Inter-Indonesia
Sebelum melakukan KMB, para pemimpin RI melakukan pendekatan politik dengan BFO. Tujuan : agar RI dan BFO dapat memadukan kekuatan nasional untuk menghadapi Belanda.
Dilakukan pada 19-22 Juli 1949 di Yogyakarta, 31Juli 1949 di Jakarta.
HASIL :
          BFO mengakui bahwa NIS akan menerima kedaulatan RI dan Belanda.
          Menyetujui pembentukan Komite Persiapan Nasional terdiri dari RI dan BFO
          Negara bagian tidak memiliki tentara yang terpisah-pisah
          BFO mendukung tuntutan RI supaya penyerahan kedaulatan menjadi nyata, tanpa syarat dan tanpa ikatan politik.
Konferensi Meja Bundar
KMB berlangsung pada 23 Agustus – 2 November 1949 di Den Haag.
Utusan yang hadir:
          ketua : Perdana Menteri Belanda
Dr. Willem Drees
          delegasi Indonesia: Moh. Hatta
          delegasi BFO : Sultan Hamid
          delegasi Belanda: Van Maarseven
          UNCI: Chritchley
Dua masalah yang sulit dipecahkan dalam Konferensi tersebut:
          Masalah UNI Indonesia –Belanda, Indonesia menghendaki kerja sama yang bebas,         sedangkan Belanda kerja sama yang bersifat permanen.
          Soal Hutang Indonesia Belanda, Belanda menghendaki Indonesia mengambil alih             semua hutang Hindia belanda sampai konferensi.
Hasil:
          Belanda akan mengakui kedaulatan RIS pada bulan Desember 1949.
          Masalah Irian Barat ditunda satu tahun setelah pengakuan kedaulatan.
          Dibentuk Uni Indonesia-Belanda berdasarkan kerjasama suka rela dan sederajat.
          RIS membayar semua hutang Belanda sejak tahun 1942.
          Pasukan Belanda Koninklijk (KL) leger dan koninklijk miletaire (KM) akan               dipulangkan,      dan bekas anggota KNIL dapat bergabung menjadi APRIS.
          27 Desember 1949 upacara penanda tanganan yang dilakukan oleh Ratu Yuliana, Dr. Willem Drees, Moh. Hatta
di Jakarta terjadi serah terima kekuasaan dari Wakil Tinggi Mahkota Belanda A.H.J. Lovink ke Sri Sultan HB IX dari pihak Indonesia. 
»»  BACA SELENGKAPNYA

Pemisahan Campuran


Dalam Kimia dan teknik kimia, proses pemisahan digunakan untuk
mendapatkan dua atau lebih produk yang lebih murni dari suatu campuran
senyawa kimia. Sebagian besar senyawa kimia ditemukan di alam dalam keadaan
yang tidak murni. Biasanya, suatu senyawa kimia berada dalam keadaan
tercampur dengan senyawa lain. Untuk beberapa keperluan seperti sintesis
senyawa kimia yang memerlukan bahan baku senyawa kimia dalam keadaan
murni atau proses produksi suatu senyawa kimia dengan kemurnian tinggi, proses
pemisahan perlu dilakukan. Proses pemisahan sangat penting dalam bidang teknik
kimia. Suatu contoh pentingnya proses pemisahan adalah pada proses pengolahan
minyak bumi. Minyak bumi merupakan campuran berbagai jenis hidrokarbon.
Pemanfaatan hidrokarbon-hidrokarbon penyusun minyak bumi akan lebih
berharga bila memiliki kemurnian yang tinggi. Proses pemisahan minyak bumi
menjadi komponen-komponennya akan menghasilkan produk LPG, solar, avtur,
pelumas, dan aspal.
   Secara mendasar, proses pemisahan dapat diterangkan sebagai proses
perpindahan massa. Proses pemisahan sendiri dapat diklasifikasikan menjadi
proses pemisahan secara mekanis atau kimiawi. Pemilihan jenis proses pemisahan
yang digunakan bergantung pada kondisi yang dihadapi. Pemisahan secara
mekanis dilakukan kapanpun memungkinkan karena biaya operasinya lebih
murah dari pemisahan secara kimiawi. Untuk campuran yang tidak dapat
dipisahkan melalui proses pemisahan mekanis (seperti pemisahan minyak bumi),
proses pemisahan kimiawi harus dilakukan.



   Proses pemisahan suatu campuran dapat dilakukan dengan berbagai metode.
Metode pemisahan yang dipilih bergantung pada fasa komponen penyusun
campuran. Suatu campuran dapat berupa campuran homogen (satu fasa) atau
campuran heterogen (lebih dari satu fasa). Suatu campuran heterogen dapat
mengandung dua atau lebih fasa: padat-padat, padat-cair, padat-gas, cair-cair, cairgas, gas-gas, campuran padat-cair-gas, dan sebagainya. Pada berbagai kasus, dua atau lebih proses pemisahan harus dikombinasikan untuk mendapatkan hasil
pemisahan yang diinginkan.

      METODE PEMISAHAN CAMPURAN
    Metode pemisahan merupakan suatu cara yang digunakan untuk memisahkan atau
memurnikan suatu senyawa atau skelompok senyawa yang mempunyai susunan
kimia yang berkaitan dari suatu bahan, baik dalam skala laboratorium maupun
skala industri. Metode pemisahan bertujuan untuk mendapatkan zat murni atau
beberapa zat murni dari suatu campuran, sering disebut sebagai pemurnian dan
juga untuk mengetahui keberadaan suatu zat dalam suatu sampel (analisis
laboratorium).
Berdasarkan tahap proses pemisahan, metode pemisahan dapat dibedakan menjadi
dua golongan, yaitu metode pemisahan sederhana dan metode pemisahan
kompleks.
1. Metode Pemisahan Sederhana
Metode pemisahan sederhana adalah metode yang menggunakan cara satu
tahap. Proses ini terbatas untuk memisahkan campuran atau larutan yang
relatif sederhana.




2. Metode Pemisahan Kompleks
Metode pemisahan kompleks memerlukan beberapa tahapan kerja,
diantaranya penambahan bahan tertentu,pengaturan proses mekanik alat,
dan reaksi-reaksi kimia yang diperlukan. Metode ini biasanya
menggabungkan dua atau lebih metode sederhana. Contohnya, pengolahan
bijih dari pertambangan memerlukan proses pemisahan kompleks.
Keadaan zat yang diinginkan dan dalam keadaan campuran harus diperhatiakn
untuk menghindari kesalahan pemilihan metode pemisahan yang akan
menimbulkan kerusakan hasil atau melainkan tidak berhasil. Beberapa faktor yang
perlu diperhatikan antara lain :
1. Keadaan zat yang diinginkan terhadap campuran, apakah zat ada di dalam
sel makhluk hidup, apakah bahan terikat secara kimia, dan sebagainya.
 2. Kadar zat yang diinginkan terhadap campurannya, apakah kadarnya kecil
atau besar.
3. Sifat khusus dari zat yang diinginkan dan campurannya, misalnya zat tidak
tahan panas, mudah menguap, kelarutan terhadap pelarut tertentu, titik
didih, dan sebagainya.
4. Standar kemurnian yang diinginkan. Kemurnian 100% memerlukan tahap
yang berbeda dengan 96%.
5. Zat pencemar dan campurannya yang mengotori beserta sifatnya.
6. Nilai guna zat yang diinginkan, harga, dan biaya proses pemisahan.







DASAR-DASAR METODE PEMISAHAN
Suatu zat dapat dipisahkan dari campurannya karena mempunyai perbedaan sifat.
Hal ini dinamakan dasr pemisahan. Beberapa dasar pemisahan campuran antara
lain sebagai berikut :
1. Ukuran partikel, bila ukuran partikel zat yang diinginkan berbeda dengan
zat yang tidak diinginkan (zat pencmpur) dapat dipisahkan dengan metode
filtrasi (penyaringan). jika partikel zat hasil lebih kecil daripada zat
pencampurnya, maka dapat dipilih penyring atau media berpori yang
sesuai dengan ukuran partikel zat yang diinginkan. Partikel zat hasil akan
melewati penyaring dan zat pencampurnya akan terhalang.


2. Titik didih, bila antara zat hasil dan zat pencampur memiliki titik didih
yang jauh berbeda dapat dipishkan dengan metode destilasi. Apabila titik
didih zat hasil lebih rendah daripada zat pencampur, maka bahan
dipanaskan antara suhu didih zat hasil dan di bawah suhu didih zat
pencampur. Zat hasil akan lebih cepat menguap, sedangkan zat pencampur
tetap dalam keadaan cair dan sedikit menguap ketika titik didihnya
terlewati. Proses pemisahan dengan dasar perbedaan titik didih ini bila
dilakukan dengan kontrol suhu yang ketat akan dapat memisahkan suatu
zat dari campuranya dengan baik, karena suhu selalu dikontrol untuk tidak
melewati titik didih campuran.



3. Kelarutan, suatu zat selalu memiliki spesifikasi kelarutan yang berbeda,
artinya suatu zat selalu memiliki spesifikasi kelarutan yang berbeda,
artinya suatu zat mungkin larut dalam pelarut A tetapi tidak larut dalam
pelarut B, atau sebaliknya. Secara umum pelarut dibagi menjadi dua, yaitu
pelarut polar, misalnya air, dan pelarut nonpolar (disebut juga pelarut
organik) seperti alkohol, aseton, methanol, petrolium eter, kloroform, dan
eter.

 Dengan melihat kelarutan suatu zat yang berbeda dengan zat-zat lain
dalam campurannya, maka kita dapat memisahkan zat yang diinginkan
tersebut dengan menggunakan pelarut tertentu.
4. Pengendapan, suatu zat akan memiliki kecepatan mengendap yang berbeda
dalam suatu campuran atau larutan tertentu. Zat-zat dengan berat jenis yng
lebih besar daripada pelarutnya akan segera mengendap. Jika dalam suatu
campuran mengandung satu atau beberapa zat dengan kecepatan
pengendapan yang berbeda dan kita hanya menginginkan salah satu zat,
maka dapat dipisahkan dengan metode sedimentsi tau sentrifugsi. Namun
jika dalm campuran mengandung lebih dari satu zat yang akan kita
inginkan, maka digunakan metode presipitasi. Metode presipitasi biasanya
dikombinasi dengan metode filtrasi.
5. Difusi, dua macm zat berwujud cair atau gas bila dicampur dapat berdifusi
(bergerak mengalir dan bercampur) satu sama lain. Gerak partikel dapat
dipengaruhi oleh muatan listrik. Listrik yang diatur sedemikian rupa (baik
besarnya tegangan maupun kuat arusnya) akan menarik partikel zat hasil
ke arah tertentu sehingga diperoleh zat yang murni. Metode pemisahan zat
dengan menggunakan bantuan arus listrik disebut elektrodialisis. Selain itu
kita mengenal juga istilah elektroforesis, yaitu pemisahan zat berdasarkan
banyaknya nukleotida (satuan penyusun DNA) dapat dilakukan dengan
elektroforesis menggunakan suatu media agar yang disebut gel agarosa.
6. Adsorbsi, merupakan penarikan suatu zat oleh bahan pengadsorbsi secara
kuat sehingga menempel pada permukaan dari bahan pengadsorbsi.
Penggunaan metode ini diterapkan pada pemurnian air dan kotoran renik
atau organisme.


JENIS-JENIS METODE PEMISAHAN 

1.    Filtrasi (Penyaringan)
Pemisahan dengan cara filtrasi bertujuan untuk memisahkan zat padat dari zat cair dalam suatu campuran berdasarkan perbandingan wujudnya. Alat yang kita gunakan untuk menyaring disebut penyaring. Ukuran penyaring disesuaikan dengan ukuran zat yang akan disaring. Sebagai contoh, pemisahan pasir dan kerikil tentu membutuhkan saringan yang berbeda dengan saringan yang digunakan untuk menyaring tepung.





Zat-zat yang mempunyai perbedaan kelarutan seperti garam kotor ternyata dapat dipisahkan dengan cara penyaringan. Garam dapur yang bercampur dengan kotoran kita larutkan dalam air, kemudian kita saring. Kotoran akan tertinggal dalam kertas saring, sedangkan garam yang larut dalam air masuk menembus kertas saring. Zat yang tertinggal dalam kertas saring disebut residu, sedangkan cairan yang dapat menembus kertas saring disebut filtrat.

2.       Destilasi
Destilasi atau penyulingan adalah suatu cara pemisahan campuran yang didasarkan pada perbedaan titik didih komponen-komponen penyusun campuran. Jadi, destilasi ini digunakan untuk memisahkan campuran dari dua atau lebih cairan yang mempunyai titik didih berbeda.




Pemisahan spiritus yang bercampur dengan air dapat dilakukan dengan cara destilasi. Campuran spiritus dengan air kita masukkan dalam labu destilasi, kemudian dipanaskan. Proses yang terjadi adalah campuran air dan spiritus dipanaskan hingga suhu 80oC sehingga spiritus menguap sedang air belum menguap. Uap spiritus didinginkan dalam pendingin Liebieg, sehingga mengembun dan menetes di tabung erlenmeyer. Zat yang dihasilkan dari destilasi yang disebut destilat.Salah satu contoh destilasi terbesar saat ini adalah proses pengolahan minyak bumi menjadi fraksi-fraksi minyak bumi, seperti LPG, bensin, minyak tanah, solar, pelumas, dan aspal.





3. Kristalisasi
Kristalisasi ini banyak dilakukan oleh para pembuat garam. Garam dihasilkan melalui cara menguapkan air laut. Prosesnya sederhana, yaitu sebagai berikut. Mula-mula air laut dialirkan ke tambak-tambak dan dibiarkan menguap karena panas matahari hingga beberapa hari. Setelah semua air menguap, akan dihasilkan kristal-kristal garam.
• Destilasi
Destilasi merupakan metode pemisahan untuk memperoleh suatu bahan
yang berwujud cair yang terkotori oleh zat padat atau bahan lain yang
mempunyai titik didih yang berbeda. Dasar pemisahan adalah titik didih
yang berbeda. Bahan yang dipisahkan dengan metode ini adalah bentuk
larutan atau cair, tahan terhadap pemanasan, dan perbedaan titik didihnya
tidak terlalu dekat. Proses pemisahan yang dilakukan adalah bahan
campuran dipanaskan pada suhu diantara titik didih bahan yang
diinginkan. Pelarut bahan yang diinginkan akan menguap, uap dilewatkan
pada tabung pengembun (kondensor). Uap yang mencair ditampung dalam
wadah. Bahan hasil pada proses ini disebut destilat, sedangkan sisanya
disebut residu. Contoh destilasi adalah proses penyulingan minyak bumi,
pembuatan minyak kayu putih, dan memurnikan air minum.

• Ekstraksi
Ekstraksi merupakan metode pemisahan dengan melarutkan bahan
campuran dalam pelarut yang sesuai. Dasar metode pemisahan ini adalah
kelarutan bahan dalam pelarut tertentu.
• Adsorbsi
Adsorbsi merupakan metode pemisahan untuk membersihkan suatu bahan
dari pengotornya dengan cara penarikan bahan pengadsorbsi secara kuat
sehingga menempel pada permukaan bahan pengadsorbsi. Penggunaan
metode ini dipakai untuk memurnikan air dari kotoran renik atau
mikroorganisme, memutihkan gula yang berwarna coklat karena terdapat
kotoran.
 • Kromatografi
Kromatografi adalah cara pemisahan berdasarkan perbedaan kecepatan
perambatan pelarut pada suatu lapisan zat tertentu. Dasar pemisahan
metode ini adalah kelarutan dalam pelarut tertentu, daya absorbsi oleh
bahan penyerap, dan volatilitas (daya penguapan). Contoh proses
kromatografi sederhana adalah kromatografi kertas untuk memisahkan
tinta.
PEMANFAATAN METODE PEMISAHAN
Pada proses pemisahan suatu campuran ada yang memerlukan metode
pemisahan, ada pula yang dikombinasi lebih dari satu jenis metode. Berikut ini
beberapa contoh pemanfaatan metode pemisahan dengan menggunakan metode
pemisahan tertentu.


1. Pemurnian Garam Dapur
Air laut banyak mengandung mineral terutama garam dapur (NaCl). Petani
garam dapur memisahkan garam dapur dengan menjemur air laut pada sebuah
bangunan yang datar dan lapang. Garam yang diperoleh, kemudian diolah di
industri untuk dicuci dan ditambah iodium.
2. Pemurnian Air Minum
Air adalah sumber kehidupan. Air selalu diperlukan dalam setiap bidang
kehidupan kita.bagi penduduk Indonesia, tidak sulit untuk mendapatkan air tawar,
namun di daerah timur tengah sulit untuk mendapatkan air tawar. Mereka
melakukan penyulingan (destilasi) untuk memperoleh air tawar secara besarbesaran.
»»  BACA SELENGKAPNYA

Visitors

equate with my language

English French German Spain Italian Dutch
Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Popular Posts

POST!


Animated Dance Dance Revolution DDR Red